Naraswara.id – Musibah tragis terjadi di Desa Bunia, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Senin (31/8/2026) sore. Seorang perempuan lanjut usia, Nursia Datunsolang (74), meninggal dunia setelah mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WITA di halaman belakang rumah korban. Saat kejadian, korban diketahui sedang berada di area belakang rumah sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tubuh terbakar.
Kepanikan bermula ketika Cindra Tombinawa, yang saat itu sedang memasak air di rumahnya, mendengar suara jeritan dari arah belakang rumah korban. Jarak rumah Cindra dengan lokasi kejadian diperkirakan sekitar 50 meter.
Penasaran dengan suara tersebut, Cindra kemudian mencari sumber jeritan. Betapa terkejutnya ia ketika mendapati Nursia dalam kondisi tubuh terbakar. Ia pun berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Teriakan tersebut langsung mengundang perhatian. Anak korban, Ismanto Datunsolang, segera mendatangi lokasi dan berupaya memadamkan api menggunakan air dalam ember. Setelah api berhasil dipadamkan, warga kemudian membantu mengevakuasi korban.
Nursia selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit Pratama Bintauna menggunakan kendaraan pikap milik Hi. Mulo Dg Mulisa. Sekitar pukul 17.21 WITA, korban mendapatkan penanganan medis.
Namun, kondisi korban ternyata cukup parah. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka bakar sekitar 81 persen pada bagian tubuhnya.
Upaya penyelamatan kemudian dilanjutkan dengan merujuk korban ke Rumah Sakit Datoe Binangkang Lolak sekitar pukul 19.30 WITA. Sayangnya, kondisi korban memburuk saat perjalanan.
Setibanya di wilayah Desa Dulangon, Kecamatan Lolak, korban dinyatakan meninggal dunia. Petugas medis kemudian membawa korban ke Puskesmas Lolak untuk dilakukan pemeriksaan, sebelum jenazah selanjutnya dibawa ke Manado.
Jenazah Nursia kemudian disemayamkan di rumah anaknya, Rukia Daeng Salae, di wilayah Tuminting, Manado.
Sementara itu, Polsek Bintauna telah melakukan penanganan terhadap peristiwa tersebut. Polisi mendatangi lokasi kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi, berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan keluarga korban, serta melengkapi administrasi penyelidikan, termasuk permintaan Visum et Repertum.
Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi turut memperhatikan kondisi halaman belakang rumah korban yang memiliki permukaan tanah miring dan tidak rata. Sejumlah ranting kayu serta kondisi lingkungan sekitar lokasi juga menjadi bagian dari pendalaman polisi untuk mengungkap secara utuh penyebab dan rangkaian kejadian tersebut.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengacu pada keterangan para saksi, kondisi tempat kejadian perkara serta hasil pemeriksaan medis.
Polisi mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika melakukan aktivitas yang melibatkan api, terutama di sekitar rumah maupun lahan terbuka. Kondisi tanah, material yang mudah terbakar, cuaca dan arah angin dinilai perlu diperhatikan guna mencegah terulangnya kecelakaan serupa.
Atas musibah tersebut, kepolisian menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah Nursia Datunsolang dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan.
MG






