Beranda / Nasional / Pagi Bicara Ekonomi Baik-Baik Saja, Sore Dicopot: Nasib Purbaya Berubah dalam Hitungan Jam

Pagi Bicara Ekonomi Baik-Baik Saja, Sore Dicopot: Nasib Purbaya Berubah dalam Hitungan Jam

Pagi Bicara Ekonomi Baik-Baik Saja, Sore Dicopot: Nasib Purbaya Berubah dalam Hitungan Jam

Naraswara.id ,JAKARTA — Ada yang menarik dari perjalanan Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin (14/9/2026). Pagi hari masih duduk tenang dalam rapat kerja bersama Komite IV DPD RI, berbicara tentang ekonomi Indonesia yang disebut tetap solid. Namun, belum sempat hari berganti, kursinya di Kabinet Merah Putih justru berganti penghuni.

Dalam rapat yang digelar di DPD RI, Senayan, Jakarta, Purbaya masih tampil sebagai Menteri Keuangan. Di hadapan anggota DPD RI, ia menjelaskan bahwa kondisi perekonomian Indonesia masih berada dalam keadaan baik di tengah ketidakpastian global.

“Di tengah ketidakpastian global saat ini, perekonomian Indonesia masih tetap terjaga,” ujar Purbaya.

Menurutnya, ekonomi Indonesia masih tumbuh, inflasi terkendali, serta neraca perdagangan berada dalam kondisi baik. Ia juga menilai kondisi ekonomi domestik yang solid turut menjaga kepercayaan dunia terhadap Indonesia.

“Solidnya perekonomian domestik berimplikasi pada kepercayaan dunia,” katanya.

Namun, rupanya kepercayaan dunia bukan satu-satunya yang harus dijaga. Ada pula kepercayaan dari Istana , dan nasibnya ternyata jauh lebih cepat berubah.

Beberapa jam setelah menjelaskan kondisi ekonomi nasional, Purbaya tak lagi tercatat sebagai Menteri Keuangan. Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan baru pada sore hari sekitar pukul 15.30 WIB.

Ironisnya, Suahasil yang sebelumnya berada di posisi wakil, kini justru mengambil sumpah sebagai orang nomor satu di kementerian yang mengurusi keuangan negara.

Suahasil tiba di Istana Negara sekitar pukul 15.00 WIB dan berdiri di hadapan Presiden Prabowo Subianto untuk mengikuti prosesi pelantikan.

Perubahan tersebut membuat perjalanan Purbaya pada hari itu terasa seperti sebuah “shift” jabatan, pagi masih menjelaskan bahwa ekonomi dalam keadaan baik-baik saja, sore justru dirinya yang harus menerima kenyataan bahwa kursi Menteri Keuangan sudah tidak lagi baik-baik saja untuknya.
MG

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *