Naraswara.id – Proyek pembangunan tambatan perahu di Pantai Pinagut, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), menuai kritik tajam dari masyarakat, khususnya para nelayan yang merasa proyek tersebut diduga tidak memberikan manfaat nyata bagi mereka.
Proyek yang bersumber dari anggaran APBN tersebut dianggap keliru dalam pelaksanaannya. Para nelayan menilai bahwa tambatan perahu yang dibangun hanya sepanjang 50 meter dan terletak di area yang kerap mengalami surut air, sehingga sulit dimanfaatkan.
“Tambatan perahu yang dibangun hanya sepanjang 50 meter dan berada di area yang sering kering airnya. Bagaimana bisa dimanfaatkan tempat tambatan perahu jika kondisinya tidak sesuai harapan,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (10/5).
Masyarakat mendesak pihak terkait, terutama pemerintah daerah dan instansi pelaksana proyek, agar segera menindaklanjuti keluhan ini. Mereka berharap proyek tersebut dievaluasi agar benar-benar bermanfaat.
“Jangan sampai dana yang digunakan itu justru terbuang percuma karena pembangunan yang tidak berpihak pada kebutuhan riil masyarakat,” tegas salah satu masyarakat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun pemerintah daerah.
(Nusantara)













