BOLMUT  

Pengawasan APH Dipertanyakan, PETI Busato Terus Jalan Tanpa Hambatan

Naraswara.id – Polemik persoalan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) pada kilo 6 Desa Busato, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mengungkap fakta baru. Sabtu, (07/02/2026).

Berapa pekan kemarin, diberitakan pada beberapa media online, bahwa jajaran Polsek Pinogaluman dan Polres Bolmut telah melakukan penyisiran serta pemeriksaan terhadap lokasi yang diduga menjadi lokasi PETI.

Saat itu juga, Kapolsek Pinogaluman, IPDA Ismail R. Nani, menuturkan di beberapa media, bahwa tidak ditemukan aktivitas PETI atau pertambangan pada lokasi yang dimaksd.

Namun, saat awak media Naraswara.id, mencoba mengunjungi lokasi tersebut, terungkap fakta bahwa keterangan Kapolsek Pinogaluman tidak sesuai kondisi lapangan.

Pada Minggu (01/02/2026), awak media Naraswara.id menemukan 3 alat berat jenis Exavator berada di lokasi yang diduga PETI tersebut, satu di antaranya sedang beroperasi. Sementara tidak jauh dari lokasi pertama, ada alat berat yang diduga sudah selesai beroperasi berdasarkan keterangan masyarakat yang berada di lokasi tersebut. Kemudian satu alat berat lagi sudah diturunkan dari lokasi dan diparkir tepat pada kaki gunung.

Tak hanya sampai disitu, Kepala Desa Busato, saat ditemui oleh awak media juga mengungkapkan bahwa alat berat tersebut berjumlah 4 unit, satu unitnya sementara beroperasi pada kilo 5.

“Sebelumnya alat berat di atas berjumlah 6 unit, namun 2 sudah diturunkan. Sementara saat ini di lokasi berjumlah 4 unit 3 yang beroperasi 1 sudah diturunkan ke kaki gunung dekat lokasi,” ucap Kepala Desa Busato.

Sampai berita ini diterbitkan, awak media Naraswara.id masih mencoba menghubungi Kapolsek Pinogalumam terkait kasus PETI ini.

(Nusantara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!