BOLMUT  

KNPI Boltara Dampingi Korban Dugaan Penganiayaan Kades Batubantayo ke DPPPA

Naraswara.id — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan hak-hak korban kekerasan. Melalui Bidang Advokasi Hukum dan HAM serta Bidang Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPPA), KNPI turut mendampingi korban dugaan penganiayaan yang diduga melibatkan oknum Kepala Desa Batubantayo.

 

Pendampingan dilakukan saat korban secara resmi melapor ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Boltara, pada Rabu, 30 Juli 2025. Tindakan ini menjadi langkah awal untuk memastikan perlindungan dan keadilan bagi korban.

 

Wakil Ketua Bidang Advokasi Hukum dan HAM KNPI Boltara,Fadel M Hulalango,menegaskan pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

 

“Kami akan selalu berada di garda terdepan untuk memastikan korban mendapatkan keadilan dan perlindungan maksimal,” tegas Fadel.

 

Senada dengan itu, Wakil Ketua Bidang PPPA KNPI Boltara,Liana Safira Makaramah, menyoroti pentingnya peran pemuda dalam mengawal isu kekerasan, terutama yang menyasar perempuan dan anak. Ia juga mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat desa sebagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang tidak bisa ditoleransi.

 

“Kekerasan, apalagi dilakukan oleh pejabat publik, tidak boleh dinormalisasi. Pemuda harus menjadi pelopor perlindungan bagi perempuan dan anak,” ujar Liana.

 

KNPI Boltara turut mengajak seluruh elemen masyarakat, lembaga perlindungan anak, dan aparat penegak hukum untuk bersinergi mengawal proses hukum yang berjalan. Langkah ini penting demi menciptakan lingkungan yang aman, adil, dan ramah anak di Kabupaten Boltara

MG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!