Naraswara.id – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) kembali menegaskan perannya sebagai rumah besar pemuda lintas Agama, keyakinan, dan Organisasi. Dalam rangka memperingati Hari Lahir KNPI ke-52 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Anak Nasional, KNPI Bolmut menggagas program pembinaan yang menyentuh akar masyarakat, dimulai dari pendidikan anak usia dini hingga generasi muda secara menyeluruh.
Ketua KNPI Bolmut, Donal Palandi, menyampaikan bahwa pembinaan dilakukan secara terpadu, mencakup kegiatan formal dan edukasi di tingkat TK hingga SD. “Kami ingin kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi penerus,” ujarnya dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Soligir, Sabtu (26/7/2025).
“Konsep perayaan kali ini sengaja dibuat sederhana, lebih fokus melibatkan anak-anak dan masyarakat. Kami ingin pembinaan ini benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung,” tambah Donal.
Selain pendidikan usia dini, KNPI Bolmut juga memberi perhatian khusus pada isu perlindungan perempuan dan anak. Hadirnya Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPA) diharapkan menjadi rujukan masyarakat dalam menangani kasus-kasus kekerasan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor bila terjadi kekerasan. KNPI siap mendampingi,” tegas Donal.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan ajakan bagi seluruh pemuda dan masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut bersatu membangun daerah.
Sebagai penutup, peserta mengikuti bedah film tentang pencegahan kekerasan seksual terhadap anak, yang menekankan pentingnya perlindungan anak dan keadilan bagi korban. Kegiatan tersebut menghadirkan Narasumber,Nita Pontoh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kabid PPPA).
Turut hadir jajaran pengurus DPD II KNPI Bolmut, Sangadi Desa Soligir, Guru PAUD, murid-murid PAUD Cempaka Desa Soligir, masyarakat setempat, dan Astrid Mokodompis, penulis buku Speak Up Pedofil.
MG














