BOLMUT  

Isu Setoran PETI Busato Mencuat, GM-351 Minta Polda Sulut Turun Tangan

Naraswara.id — Presiden Gerakan Mahasiswa 351 (GM-351) mendesak Polda Sulawesi Utara untuk segera turun tangan menyelidiki dugaan adanya praktik setoran dari aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Busato, Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

 

Desakan ini muncul setelah beredarnya informasi di tengah masyarakat terkait dugaan aliran dana dari pelaku PETI kepada oknum di Polsek Pinogaluman. WG, menilai isu tersebut tidak bisa dianggap sepele dan harus ditindaklanjuti secara serius demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

 

“Jika benar ada praktik setoran, ini jelas mencoreng institusi penegak hukum. Kami meminta Polda segera melakukan penyelidikan terbuka dan transparan,” tegas WG. jumat (03/04/2026)

 

Menurutnya, aktivitas PETI di Busato selama ini terkesan terus berjalan tanpa hambatan berarti. Hal ini menimbulkan kecurigaan publik bahwa ada pihak-pihak tertentu yang diduga memberikan perlindungan terhadap kegiatan ilegal tersebut.

 

WG, juga menyoroti lemahnya penindakan terhadap PETI yang dinilai sudah berlangsung cukup lama dan bahkan terindikasi semakin terorganisir. Selain merugikan negara, aktivitas tersebut juga berdampak pada kerusakan lingkungan dan potensi konflik sosial di masyarakat.

 

“Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah. Jika ada oknum yang terlibat, harus diproses sesuai aturan yang berlaku tanpa pandang bulu,” tambahnya.

 

GM-351 berharap Polda Sulawesi Utara segera mengambil langkah konkret, termasuk memeriksa oknum aparat yang diduga terlibat serta menertibkan seluruh aktivitas PETI di wilayah tersebut.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Pinogaluman belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

(MG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!