Naraswara.id – Pemerintah Desa ( Pemdes) Soligir, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara ( Boltara) , tak mau ketinggalan dalam arus digitalisasi pemerintahan. Selama dua hari, mulai 12 hingga 13 Juni 2025, Pemdes Soligir menggelar Pelatihan Pengembangan Sistem Informasi Desa di Aula Kantor Desa, sebagai upaya mempercepat transformasi pelayanan publik yang transparan, cepat, dan berbasis teknologi.
Pelatihan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah desa menjawab tantangan zaman. Acara dibuka langsung oleh Sangadi Soligir, Abdul Safar Van Gobel, SH, yang menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur desa agar tidak gagap teknologi.
“Digitalisasi bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Dengan sistem informasi desa yang terintegrasi, kita ingin menghadirkan pelayanan yang lebih profesional, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas BPMD Boltara, Wahyudin Eka Putra Lauma, SE, yang turut memberikan arahan strategis. Dalam sambutannya, ia mendorong seluruh perangkat desa agar memanfaatkan teknologi bukan hanya sebagai alat bantu, tapi sebagai budaya baru dalam tata kelola pemerintahan desa.
“Desa harus adaptif terhadap perkembangan zaman. Sistem informasi bukan sekadar aplikasi, tapi wajah dari pelayanan publik yang modern dan transparan,” tegasnya.
Selama dua hari, para peserta,yang terdiri dari perangkat desa dan unsur lembaga desa,mendapatkan pembekalan teknis serta praktik langsung bagaimana mengelola data dan informasi Desa secara digital dan sistematis.
Atmosfer pelatihan berlangsung hidup. Peserta tampak antusias, menyadari bahwa ilmu yang mereka dapat bukan sekadar teori, tapi senjata untuk mempercepat pelayanan kepada Masyarakat.
Kegiatan ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah pesan kuat dari Desa Soligir,mereka siap berubah, siap maju, dan tak ingin rakyatnya tertinggal.
MG













